Mata Kuliah

Beberapa Mata Kuliah inti dan Keahlian yang diajarkan di HI UNS  antara lain :

 Ilmu Hubungan Internasional

Teori Hubungan Internasional

Politik Internasional

Organisasi Internasional

Hukum Internasional

Ekonomi Politik Internasional

Politik Luar Negeri RI

Diplomasi Sosial-Budaya

Resolusi Konflik dan Perdamaian Internasional

Teknik Negosiasi, Mediasi, dan Lobi

Hukum Bisnis dan Perdagangan Internasional

Kerangka Legal Kerjasama Internasional

Studi Strategi dan Keamanan

Terorisme dan Kejahatan Lintas Negara

Metodologi Riset Ilmu Hubungan Internasional

Mahasiswa HI UNS Angkatan I
Advertisements

Latar Belakang Pendirian

cover company upload

Latar Belakang Pendirian

Kebutuhan akan tenaga kerja yang profesional dan berbudi luhur dalam bidang Hubungan Internasional semakin tinggi, mengingat hubungan antar bangsa dalam era globalisasi semakin kompetitif dan kompleks, menuntut tersedianya tenaga yang mempunyai kompetensi dalam bidang internasional, seperti yang dipersiapkan oleh Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta ini, meliputi dua konsentrasi keahlian: pertama,  dalam bidang Hubungan bisnis, perjanjian dan kerjasama internasional, khususnya dalam perspektif pemberdayaan Daerah. Kedua, kompetensi dalam bidang diplomasi, negosiasi, resolusi konflik dan perdamaian serta komunikasi internasional. Dalam era globalisasi peranan Pemerintah Daerah menjadi sangat kuat, kebutuhan tenaga ahli berskala internasional sangat dibutuhkan terutama dalam memberdayakan potensi daerah untuk memasuki peluang bisnis dan jasa di pasar global. Untuk kepentingan inilah Prodi Hubungan Internasional Universitas Sebelas Maret mempersiapkan tenaga ahli yang mempunyai komptensi dalam bidang hubungan bisnis, perjanjian dan kerjasama internasional. Dalam hal Pemerintah Daerah memperoleh lain-lain pendapatan (hibah dan pendapatan Darurat) dari luar negeri, dilakukan oleh Pemerintah sebagai Pemberi hibah, melalui perjanjian hibah antara Pemerintah Daerah dan Pemberi hibah  (ps: 44, ayat 3),[1] yang mana formasi tersebut membutuhkan tenaga ahli yang mempunyai kompetensi dalam bidang diplomasi, negosisasi dan komunikasi internasional.

Tidak hanya dalam konteks pemberdayaan daerah, kebutuhan tenaga ahli dalam bidang hubungan internasional sangat kompetitif dan terbuka luas terutama untuk mengisi formasi di berbagai lembaga dan perusahaan baik Dalam negeri maupun lembaga dan perusahaan asing,  tidak saja Kementerian Luar Negeri dan lembaga-lembaga pemerintah tetapi juga berbagai institusi dan perusahaan swasta asing, seperti Kedutaan Besar Asing, BUMN, yang pada umumnya lembaga dan perusahaan tersebut melakukan hubungan bisnis, perjanjian dan kerjasama yang bersifat internasional.

Kunjungan ke Joglosemar Koran Harian di Surakarta, tema: “Studi pilar keempat Demokrasi”

 


[1]Undang-undang no. 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah,  pasal 43-45

IRs Department Profile

Prof. Drs. Totok Sarsito, SU, MA, Ph.D

BACKGROUND

Increasing complexity of international relations today requires more and more experts in the field of international relations in a variety of jobs.

VISION

Generate a scientist in international relations:  intelligent, professional, independent and highly competitive in the global scene.

MISSION

(1) Providing education and teaching in international relations and able to produce graduates who are intelligent, professional, independent and globally competitive,

(2) Provide sufficient knowledge, skills, professionalism in the face of rivalry in the global marketplace,

(3) Conduct studies and research in the field of International Relations science

(4) Facilitate student of International Relations to develop as a human being:  active, creative, innovative, responsive and productive,

(5) Perform community service through a variety of science applications of International Relations, diplomacy, cooperation partnerships to increase the added value in society.

COMPETENCY GRADUATES:

Business, Treaty and International Cooperation:

Skills in analyzing, formulating, and offer solutions to problems of international relations and cooperation; build and develop a network of international relations and cooperation; study in decision-making in international organization, including laws, rules, and techniques of negotiations and agreements.

Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA
Head of Department

Social and Cultural Diplomacy and International Communication

Ability to negotiate and making the best agreements with other nations, both bilateral and multilateral and international forums with an emphasis on ‘preventive diplomacy’ and ‘cultural diplomacy’ by doing through ‘first track diplomacy’ to the ‘second track diplomacy ‘with other nations in the world.

Prodi HI UNS Akreditas B

Visi

Menghasilkan sarjana ilmu hubungan internasional yang cerdas, berbudi luhur, profesional, mandiri dan berdaya-saing global.

 Misi

Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran dalam bidang Hubungan Internasional sehingga menghasilkan lulusan sarjana yang cerdas, profesional, mandiri, berbudi luhur dan berdaya-saing global.

Memfasilitasi mahasiswa Hubungan Internasional menjadi insan yang aktif, kreatif, inovatif, produktif, adaptif dan responsif.

Menyelenggarakan studi dan riset  bidang Hubungan Internasional, yang mengkosentrasikan diri pada studi dan riset bisnis, perdagangan dan kerjasama internasional; kajian diplomasi, studi kawasan, resolusi konflik, terorisme dan studi perdamaian Internasional serta komunikasi internasional melalui media massa dan internet.

Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk implementasi ilmu Hubungan Internasional, seperti : pemberdayaan daerah dalam rangka kerjasama dalam bisnis dan perdangangan internasional, sosialisasi tentang HAM, Gender, pelestarian lingkungan, Kesehatan, Kekuatan Global, Terorisme dengan bekerjasama dengan berbagai pihak terkait. Prodi Hubungan Internasional UNS sejak awal berdiri telah mendukung dan ikut aktif mempromosikan tercapaianya Komunitas Masyarakat ASEAN sehingga bermanfaat bagi bangsa Indonesia dilakukan melalui kerjasama dengan berbagai pihak terutama dengan Sekretariat ASEAN di Jakarta.

KOMPETENSI LULUSAN :

Hubungan Bisnis, Perjanjian dan Kerjasama Internasional

Kecakapan dalam menganalisis, merumuskan, dan menawarkan pemecahan masalah dalam hubungan bisnis, perjanjian dan kerjasama internasional;  memba ngun dan mengembangan jaringan internasional dalam bidang bisnis, perdagangan dan kerjasama inter nasional melalui badan-badan pembuat keputusan internasional, termasuk hukum internasional, rule of the game, dan teknik-teknik perundingan, kerjasama serta perjanjian internasional.

Diplomasi Sosio-kultural dan Komunikasi Internasional

Setiap lulusan dari Program studi Hubungan Internasional, FISIP-UNS,  mempunyai kemampuan merundingkan dan membuat kesepakatan-kesepakatan dengan bangsa-bangsa lain baik bilateral maupun multilateral, serta kecakapan melakukan komunikasi, negosiasi, lobi  dalam forum-forum internasional melalui strategi dan taktik  soft power diplomacy,  preventive diplomacy dan social and cultural diplomacy. Implementasi diplomatik yang dijalankan dalam berhubungan dengan bangsa-bangsa melalui first track diplomacy  sampai pada second track diplomacy,  baik dilakukan antara Government to Government  maupun Civil society to Civil society.

Konsentrasi Prodi HI UNS

 

 

Kurikulum dan Metode Perkuliahan

Prodi Hubungan international, FISIP-UNS menjalankan KBK (kurikulum berbasis kompetensi), bersifat multi-disiplin dan inter-disipliner, dengan Dua Konsentrasi utama; Pertama, BISNIS DAN KERJASAMA INTERNASIONAL (khususnya dengan kawasan Asia Tenggara, Asia Timur dan Timur Tengah). Kedua, DIPLOMASI (khususnya diplomasi publik, negosiasi, dan resolusi konflik).

Pendidikan dan pengajaran di arahkan untuk membentuk SDM bertaraf internasional, dengan memperkuat kepribadian yang cerdas, beriman dan bertagwa, membangun etos kerja yang mandiri, berbasis kearifan lokal untuk mencapai cita-cita bangsa dan negara Indonesia yang aman, adil dan sejahtera lahir-batin.

Untuk mencapai hal tersebut, prodi HI mendistribusikan dalam beberapa mata kuliah dasar, mata kuliah keahlian dan mata kuliah keahlian khusus, yang telah mencakup seluruh kegiatan akademik, seperti membiasakan berpikir kritis dan logis, obyektif dan proporsional sehingga mahasiswa mempunyai bekal untuk melakukan kegiatan baik yang bersifat akademik seperti riset berskala internasional dan pengabdian masyarakat di berbagai kawasan dunia, serta tanggap dalam menghadapi persoalan internasional baik bersifat regional maupun global.