Table Manner dan Ethic Karaton di KSPH

Mereka belajar sisi lain pekerjaan Diplomat

Program Studi Hubungan Internasional menyelenggarakan Tata Cara Perjamuan Internasional dan Tata Cara Perjamuan Karaton diselenggarakan di Kusuma Sahid Prince Hotel, bekerjasama dengan Mandira Tour and Travel. Program diplomatic course dan Tata Boga Karaton sebagai program soft skill, memberikan ketrampilan kepada mahasiswa pengenalan tata cara perjamuan internasional, termasuk tata cara menginap di Hotel Berbintang.

Nara Sumber yang ahli di bidangnya dari KSPH, Bapak Bambang Sayekti menjelaskan bagaimana sopan santun di meja makan, termasuk mengenalkap apa saja alat-alat yang digunakan untuk perjamuan. Dari penggunaan alat-alat makan seperti sendok, garpu, pisau, sendok untuk teh/kopi, sendok untuk snack, sampai sendok besar untuk soup, sampai cara memegang dan sikap duduk.

Mahasiswa juga diperkenalkan mengenai tata cara dalam perhotelan berbintang, etika sebagai tamu dan standar pelayanan dan fasilitas hotel berbintang empat dan lima. Mereka sangat antusias mengikuti acara tersebut, disebabkan etika di meja makan dan etika di perhotelan membutuhkan pengetahuan yang khusus. Hal ini ditujukan agar supaya mahasiswa setelah lulus tidak lagi canggung berhadapan dengan etika dan tata cara standar internasional.

Dalam kesempatan itu, dari Mandira Tour and Travel dan dari Padepokan Gedong Putih, Bapak Seno memberikan pendalaman tentang Tourisme, dari daerah tujuan wisata, sampai peluang kerja bagi mahasiswa lulusan hubungan internasional. “Peluang kerja di bidang Pariwisata sangat besar. Tenaga terdidik untuk masalah tourisme sangat sedikit tetapi kebutuhannya sangat besar. Oleh sebab itu, mahasiswa HI mempunyai peluang dan kesempatan yang sangat besar.” Begitu menurut Pak Seno

Sedangkan Tata Cara jamuan makan di Karaton oleh Denyawan Tommy Chandra Widjaja, menjelaskan bahwa etika perjamuan karaton ada yang berbeda, misalnya dalam hal pemakaian alat-alat makan, cara duduk, cara bersikap, “Di Jawa berbicara pada waktu makan dianggap tidak sopan, di Barat saat perjamuan makan justru untuk berbincang-bincang,” jelas Denyawan.

Acara yang dipimpin langsung Kaprodi HI, Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA dan diikuti oleh Staf Pengajar HI, Drs. Agung Satyawan, SE, S.Ikom, M.Si, Lukman Hakim, S.IP, MA, Icha Paramita, S.IP, MA, Salieg Luki, S.Sos MA. Acara dimulai dari pk. 10.00-13.00 WIB, tanggal 31 Oktober 2012.

Kaprodi, Staff Pengajar dan Mahasiswa HI

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA

%d bloggers like this: